Salah satu mesin yang paling sering digunakan adalah mesin potong. Mesin potong besi yang banyak dikenal sebagai mesin cut off. Fungsi mesin cut off banyak digunakan untuk pemotongan besi siku, besi plat dan besi pejal. Pekerjaan pemotongan besi banyak dilakukan di bengkel las x tak terkecuali bengkel las x. Proses pemotongan dilakukan di bengkel las x dengan memasangkan besi pada tumpuan yang ada di mesin cut off. Untuk memastikan pemotongan dengan benar maka pekerja akan menempatkan besi pada tempat yang telah disediakan. Penggunaan mesin cut off sering kali diletakan pada lantai kerja guna memudahkan pemotongan. Hal ini dapat menimbulkan masalah terkait dengan kesalahan dalam bekerja. Permasalahan yang sering terjadi pada pekerja adalah masalah kesehatan seperti mengalami pegal pada bagian tubuh bagian pinggang, punggung, tangan, lengan, leher, kaki, betis dan perut. Penyebab utama dikarenakan adanya penekan berat badan pada tumpuan anggota tubuh yang digunakan untuk menahan saat bekerja. Dimana tidak terdapat meja mesin cut off. Tidak tersedianya sarana pendukung seperti meja kerja tentunya akan memberikan dampak buruk pada pekerja. Ini akan menjadi pemicu terjadinya kesalahan dalam bekerja. Perancangan meja kerja diawali dengan pengukuran dimensi tubuh dimana hasil perancangan dapat memaksimalkan pekerja. Dimana hasil rancangan diperoleh panjang meja 44,6 cm dari antropometri D25 (dan data dimensi panjang bahu sampai dengan genggaman tangan ke depan). Lebar meja 43,6 cm dari antropometri D17 (data dimensi lebar bahu berdiri / duduk). Tinggi meja 93,33 cm dari antropometri D4 (data dimensi tinggi siku berdiri). Selanjutnya untuk menentukan pandang mata ke mesin dengan ukuran 153,59 cm dari antropometri D2 (dimensi tinggi mata berdiri). Perancangan meja mesin cut off menggunakan pendekatan antropometri diharapkan dapat mendapatkan rancangan meja yang sesuai dengan antropometri pekerja dan dapat meningkatan produktivitas serta menurunkan kelelahan kerja.
Copyrights © 2024