Penyakit gagal ginjal kronis merupakan suatu proses penurunan fungsi ginjal yang bertahap dan irreversible. Masalah utama pasien hemodialisis adalah tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan Interdiaylytic Weight Gain (IDWG).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG Pada Pasien Gagal Ginjal Stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post design. Populasi sebanyak 30 responden dan sampel sebanyak 15 responden yang memenuhi syarat inklusi penelitian, dipilih melalui tekhnik non probability accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi IDWG, kemudian data dikumpulkan melalu proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan Tingkat kepatuhan sebelum edukasi yang terbanyak adalah kelompok tidak patuh yaitu 12 responden (80%), untuk data nilai IDWG sebelum edukasi yaitu hanya 3 responden (20%) yang masuk dalam kategori ringan, 7 responden (46,7%) masuk kategori sedang dan 5 responden (33,3%) masuk dalam kategori berat. Tingkat kepatuhan sesudah edukasi semua responden masuk dalam kategori patuh dan nilai IDWG terbanyak yaitu 14 responden (93,3%) masuk dalam kategori ringan sisanya masuk dalam kategori sedang. Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG dengan nilai p=0,002 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,002 ≤α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh signifikan edukasi kebutuhan cairan terhadap tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan nilai IDWG pada pasien gagal ginjal kronik stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.
Copyrights © 2024