According to data from RSUD RA Kartini Jepara (2022), the number of visits to the outpatient installation was 184,241. Type B non-teaching regional hospitals do not include RSUD RA Kartini Jepara. When patients are satisfied with the care they get at RSUD RA Kartini Jepara, the hospital is able to attract a large patient base. The purpose of this research is to assess the level of medication and product knowledge among RSUD RA Kartini Jepara's outpatients in order to empower them to make informed choices. Analytical correlation and random sampling were used in this cross-sectional investigation. During the sample period of January to February 2024, a total of fifty respondents were included. Half of the people who took part in the survey had enough information about kosher drugs to be considered somewhat knowledgeable, and 68% had adequate behavior when it came to using halal drugs. Outpatients at RA Kartini Regional Hospital in Jepara Regency did not exhibit any link between the knowledge variable and the behavioral variable of halal drug use, according to the Spearman rank correlation test, which had an r-value of 0.11 and a significance level of 0.449. ABSTRAK Menurut data RSUD RA Kartini Jepara (2022) jumlah kunjungan pada instalasi rawat jalan sebanyak 184.241. Termasuk di antara rumah sakit daerah non pendidikan di Kartini Jepara adalah Rumah Sakit Umum Daerah RA. Jika RSUD RA Kartini Jepara berhasil memuaskan pasiennya, maka akan menarik populasi pasien yang besar. Untuk membantu pasien membuat pilihan yang tepat, penelitian ini berupaya menghitung jumlah pasien rawat jalan di RSUD RA Kartini Jepara yang memiliki pengetahuan tentang obat - obatan dan barang-barang. Analisis statistik dan pengambilan sampel acak adalah alat pilihan dalam penyelidikan penampang ini. Selama bulan Januari dan Februari 2024, total lima puluh peserta disurvei. Survei tersebut menemukan bahwa 68% responden memiliki tingkat kesadaran sedang tentang obat-obatan halal dan 50% responden memiliki tingkat perilaku yang memadai dalam hal penggunaan obat-obatan halal. Dengan nilai r yang dihitung sebesar 0,11 dan tingkat signifikansi sebesar 0,449, uji korelasi Spearman rank tidak menunjukkan adanya korelasi antara variabel pengetahuan dengan variabel perilaku penggunaan obat halal pada pasien rawat jalan di RSUD RA Kabupaten Kartini Jepara.
Copyrights © 2024