Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk integrasi sosial yang terjadi di antara dua belas anak suku di Tana' Luwu, Sulawesi Selatan. Integrasi sosial merupakan proses yang penting dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam konteks masyarakat yang terdiri dari berbagai suku. Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terjadinya integrasi sosial pada dua belas anak suku di Tana’ Luwu disebabkan oleh tingginya sikap toleransi, terjadinya pemerataan ekonomi, terbentukya sistem pengendali sosial. Selain itu terjadinya integrasi sosial juga dipengaruhi oleh adanya peran lembaga (baik formal maupun informal) bersama agen (aktor) membentuk sistem sosial dalam kehidupan bersama yang selanjutnya dilakukan pengendalian sosial oleh lembaga dan aktor dalam rangka menjaga dan memelihara integrasi sosial. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bentuk integrasi sosial di antara dua belas anak suku di Tana' Luwu, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan integrasi sosial di masyarakat yang heterogen seperti Tana' Luwu. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian-penelitian selanjutnya dalam bidang integrasi sosial di Indonesia.
Copyrights © 2024