ABSTRAK Terdapat home industri, rumah kost, usaha laundry dan pondok pesantren dengan kapasitas penghuni yang besar di wilayah mojoparon. Berdasarkan analisis situasi dijumpai permasalahan sanitasi lingkungan berupa keterbatasan sarana pengolahan air limbah rumah tangga, belum tersedianya saluran pembuangan air limbah yang memadai, keterbatasan fasilitas saluran air minum. Kebutuhan air bersih sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dalam memelihara kesehatannya. Masalah kesehatan masyarakat yang diakibatkan oleh pencemaran air meliputi diare, typus abdominalis, disentri, dan penyakit kulit lainnya. Hingga saat ini masalah sanitasi lingkungan tersebut belum ada solusi. Kegiatan program desa binaan tahun ke-1 berfokus pada upaya perbaikan lingkungan melalui peningkatan kualitas air permukaan dengan metode tradisional purifikasi. Hasil yang telah dicapai kualitas air permukaan tanah sudah memenuhi syarat fisik dan bakteriologi untuk dimanfaatkan masyarakat dalam kegiatan mandi, cuci, kakus (MCK). Masyarakat merasakan manfaat dari program desa binaan dan terjadi transfer ilmu pengetahuan dalam memahami masalah sanitasi lingkungan dan mampu bertindak dengan benar secara mandiri. Kata Kunci: Purifikasi, Pencemaran Air, Penyakit Infeksi ABSTRACT Home Industries, boarding houses, laundry businesses, and Islamic boarding schools have large occupant capacities in the Mojoparon area. Based on the situation analysis, environmental sanitation problems were found in limited household wastewater treatment facilities, the unavailability of adequate wastewater drainage channels, and limited drinking water channel facilities. Clean water is essential to support community activities and maintain their health. Public health problems caused by water pollution include diarrhea, typhoid abdominals, dysentery, and other skin diseases. Until now, there has been no solution to the environmental sanitation problem. The activities of the 1st year of the fostered village program focus on efforts to improve the environment by improving the quality of surface water using traditional purification methods. The results that have been achieved show that the quality of groundwater has met the physical and bacteriological requirements to be used by the community for bathing, washing, and toilet activities. The community feels the benefits of the fostered village program, and there is a transfer of knowledge in understanding environmental sanitation problems and being able to act correctly and independently. Keywords: Purification, Water Pollution, Infectious Diseases
Copyrights © 2025