Penelitian ini menganalisis penerapan infrastruktur telekomunikasi berbasis komunitas di perumahan di Kota Bandung dan dampaknya terhadap niat membeli rumah. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan digital dan internet yang dapat diakses secara luas, pendekatan community-centric menjadi relevan.. Penelitian ini menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Structural Equation Modelling – Patrial Least Square (SEM-PLS) dengan survei dan analisis data untuk mengevaluasi efisiensi dan pengaruh infrastruktur telekomunikasi terhadap preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur telekomunikasi berbasis komunitas di perumahan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mempengaruhi keputusan pembelian. Infrastruktur yang terintegrasi dan dapat diakses meningkatkan persepsi nilai dari properti perumahan, meskipun konsumen enggan membayar lebih untuk layanan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembang perumahan perlu mempertimbangkan penerapan infrastruktur telekomunikasi berbasis komunitas untuk meningkatkan daya tarik properti mereka di pasar.
Copyrights © 2024