Perubahan iklim global yang diakibatkan oleh peningkatan emisi karbon dioksida (CO2) menjadi salah satu masalah lingkungan yang mendesak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan emisi CO2 di Indonesia, dengan fokus pada luas hutan, jumlah industri, pengangguran, dan korupsi. Menggunakan data sekunder deret waktu (time series) dari tahun 1990 hingga 2020, analisis dilakukan menggunakan model regresi linier sederhana (Ordinary Least Squares/OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas hutan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap emisi CO2, yang berarti peningkatan luas hutan dapat menurunkan emisi karbon. Sementara itu, jumlah industri dan korupsi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap emisi CO2, meskipun keduanya menunjukkan pengaruh positif. Sebaliknya, pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap emisi CO2, yang mengindikasikan bahwa tingkat pengangguran yang lebih tinggi dapat berkontribusi pada pengurangan emisi. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memahami peran faktor lingkungan dan sosial terhadap perubahan iklim di Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk pengelolaan hutan yang lebih baik serta penciptaan lapangan kerja yang lebih inklusif untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Copyrights © 2024