Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan ekonomi di wilayah perdesaan Indonesia, dengan fokus pada pengaruh akses terhadap infrastruktur, pendidikan, dan kebijakan pembangunan. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari survei, wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) di tiga wilayah perdesaan. Hasil analisis kuantitatif menggunakan regresi linier berganda menunjukkan bahwa akses terhadap infrastruktur dan kebijakan pembangunan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan ekonomi, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,72. Temuan kualitatif mengungkapkan bahwa meskipun terdapat peningkatan infrastruktur melalui program Dana Desa, dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat perdesaan masih terbatas. Selain itu, rendahnya akses pendidikan dan literasi digital menjadi hambatan utama dalam meningkatkan produktivitas ekonomi. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan tata kelola program pembangunan, penguatan sektor pendidikan dan keterampilan kerja, serta penyediaan infrastruktur digital di wilayah perdesaan. Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi kebijakan untuk memperbaiki program-program pembangunan agar lebih inklusif dan efektif, serta pentingnya peran teknologi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di perdesaan.
Copyrights © 2022