Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran arus dasar laut, dalam mengatur ekologi bivalvia di bagian Teluk Ambon, Indonesia bagian timur. Lokasi pengukuran arus dasar dilakukan pada bagian Teluk Ambon Dalam (TAD). Hasil pengukuran arus dasar selama siklus pasang surut (purnama dan perbani) di TAD dan ambang, menemukan bahwa bagian ambang memiliki kecepatan arus dasar berkisar antara 0,001 m/s dan 0,28 m/s dengan nilai rata-rata 0,11 m/s. Sementara itu, arus dasar di TAD berkisar 0,005-0,07 m/s dengan rata-rata 0,026 m/s, dan berada dalam laju aliran optimal untuk pertumbuhan cangkang bivalvia. Sebaliknya, arus dasar di ambang (rata-rata: 0,11 m/s) melebihi laju aliran optimal untuk pertumbuhan cangkang dan diduga menghambat pertumbuhan cangkang di lokasi tersebut. Arus dasar tegangan geser di TAD ditemukan 0,0013 m/s dan 0,009 m/s di ambang, yang lebih rendah dari tegangan geser kritis untuk juvenil bivalvia (0,0142 m/s).
Copyrights © 2024