Kajian ini bertujuan untuk membahas mengenai persepsi guru dan siswa mengenai etnomatematika. Penelitian etnomatematika di Indonesia telah menghasilkan dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu sebagai alat bantu pembelajaran dan sebagai kerangka kerja penelitian. Pendekatan pembelajaran etnomatematika bertujuan untuk memperkaya pemahaman siswa akan konsep-konsep matematis melalui integrasi dengan unsur-unsur budaya lokal, sementara pendekatan penelitian etnomatematika berupaya mengungkap dan mendeskripsikan manifestasi konsep-konsep matematis dalam berbagai praktik budaya. Studi-studi etnomatematika seringkali mengungkap adanya penggunaan konsep matematis yang implisit dalam aktivitas sehari-hari masyarakat, sehingga berkontribusi pada pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana pengetahuan matematis dibangun dan diwariskan secara lintas generasi dalam suatu budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan implementasi konsep etnomatematika pada guru dan siswa SMP di Kota Merauke. Melalui analisis data yang diperoleh dari kajian pustaka, angket, dan wawancara mendalam, penelitian ini menyimpulkan bahwa potensi pengembangan etnomatematika di wilayah tersebut masih terbuka lebar. Namun demikian, kajian lebih lanjut masih diperlukan untuk menggali potensi dan tantangan dalam pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual.
Copyrights © 2024