Aktivitas sehari-hari yang terjadi di lingkungan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo tidak terlepas dari sampah kertas, khususnya sampah kertas HVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum batako dengan penambahan limbah kertas dan mengetahui kualitas produk batako dengan penambahan limbah kertas. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan perbandingan PC : PS = 1 : 6 yang kemudian diubah menjadi perbandingan volume. Variasi penambahan limbah kertas adalah 5%, 15%, dan 25% dari volume pasir yang dibutuhkan. Penelitian ini mengacu pada SNI 03-0349-1989. Hasil uji kuat tekan pada umur 28 hari, nilai uji kuat tekan tertinggi pada variasi 5% dengan kuat tekan sebesar 56,67 Kg/cm2. Nilai kuat tekan terendah terjadi pada variasi 25% dan kuat tekan sebesar 33,60 Kg/cm2. Sedangkan kuat tekan batako normal yang ada di pasaran lebih rendah dibandingkan dengan kuat tekan batako yang diberi tambahan kertas. Kuat tekan batako normal 1 = 41,31 Kg/cm2, batako normal 2 = 16,67 Kg/cm2, dan batako normal 3 = 2,85 Kg/cm2. Hal ini menunjukkan bahwa variasi batako dengan penambahan limbah kertas 5%, 15% dan 25% lebih unggul dibandingkan batako normal yang ada di pasaran yang mampu memenuhi standar mutu SNI batako yaitu mutu kelas III dan IV.
Copyrights © 2024