Latar Belakang: WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif dimulai sejak lahir hingga usia bayi 6 bulan. Faktor yang mempengaruhi produksi ASI adalah makanan, hormonal, usia, paritas dan jenis kelamin bayi. ASI yang tidak lancar menjadikan ibu merasa cemas dan menghindar untuk menyusui bayinya berdampak pada kurangnya rangsangan pada payudara, dapat mempengaruhi penurunan produksi dan kinerja hormon oksitosin dan prolaktin. Cara untuk meningkatkan produksi ASI dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein seperti susu kedelai. Tujuan Penelitian: mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan one grup pretest- posttest. Lokasi di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Kaliasin Lampung Selatan pada bulan April sampai Mei 2024. Sampel sebanyak 23 responden dengan tehnik random sampling. Hasil: analisis penelitian sebelum di berikan susu kedelai mayoritas kelancaran produksi ASI tidak lancar sebanyak 19 responden (82,6%) dan sesudah diberikan susu kedelai mayoritas kelancaran produksi ASI lancar sebanyak 18 responden (78.3%). Analisis dengan uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai 0.000 <0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kelancaran produksi ASI sesudah diberikan susu kedelai di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliasin Lampung Selatan
Copyrights © 2024