cover
Contact Name
Henny Febriawati
Contact Email
henni_febriawati@yahoo.com
Phone
+6282182451905
Journal Mail Official
henni_febriawati@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Suka Bangun II No.1451, Suka Bangun, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30961
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Suaibah Midwifery Journal
ISSN : -     EISSN : 30313163     DOI : https://doi.org/10.69597/amj.v1i2.8
Core Subject : Health,
Al-Suaibah Midwifery Journal is a peer-reviewed and open access journal focusing on the publication of basic and clinical, case report, literature review in the area of obstetrics and gynecology. The scope of the journal are including, but not limited to, the following subjects: 1. Reproductive Health 2. Public Health 3. Socio-obstetric and gynecology
Articles 30 Documents
Hubungan Status Gizi, Umur Menarche, Lama Menstruasi Terhadap Kejadian Dismenorea Marwani, Marwani; izalika, izalika
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i1.1

Abstract

Kram, nyeri dan ketidaknyamanan lainnya yang dihubungkan dengan menstruasi disebut juga dismenorea. Kebanyakan wanita mengalami tingkat kram yang bervariasi pada beberapa wanita, hal itu muncul dalam bentuk rasa tidak nyaman ringan dan letih, dimana beberapa yang lain menderita rasa sakit yang mampu menghentikan aktifitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi di STIKES Al-Su’aibah Palembang dengan sampel penelitian sebanyak 42 responden. Data diolah secara univariat dan bivariat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, umur menarche dan lama menstruasi terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi di STIKES al-su’aibah Palembang. Dari hasil uji Chi Square untuk variabel status gizi didapatkan Pvalue < 0,05 yaitu 0,001 maka ada hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi, untuk variabel umur menarche didapatkan Pvalue < 0,05 yaitu 0,003 maka ada hubungan yang bermakna antara umur menarche terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi, dan untuk variabel lama menstruasi didapatkan Pvalue < 0,05 yaitu 0,002 maka ada hubungan yang bermakna antara lama menstruasi terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi di STIKES Al-Su’aibah Palembang. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menyatakan ada hubungan yang bermakna antara status gizi, umur menarche dan lama menstruasi terhadap kejadian dismenorea pada mahasiswi di STIKES Al-Su’aibah Palembang. Diharapkan kepada institusi dapat memberikan penyuluhan, mengenai dismenorea baik dismenorea primer maupun sekunder untuk kalangan mahasiswi, serta hal-hal yang berhubungan dengan tindakan untuk mengurangi nyeri menstruasi. Hal ini dikarenakan pengetahuan yang dimiliki oleh remaja terutama remaja wanita dapat mempengaruhi perilaku kesehatannya.
Hubungan Status Gizi dan Anemia Terhadap Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Prodi DIII Kebidanan rombe, Maritje Rombe; Izalika, Izalika
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i1.2

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi pada masyarakat terutama pada remaja dan ibu hamil. Anemia pada remaja putri sampai saat ini masih cukup tinggi. Berdasarkan Hasil Riskesdas 2018 menunjukan bahwa di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan anemia terhadap siklus menstruasi pada Mahasiswi di STIKES Al-Suaibah Palembang tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Mahasiswi STIKES Al-Suaibah Palembang, sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 responden, penelitian dilakukan bulan januari sampai april tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa distribusi frekuensi responden yang memiliki status gizi normal sebanyak 14 orang (20,6%), distribusi frekuensi responden yang tidak anemia sebanyak 54 orang (79,4%) distribusi frekuensi responden yang siklus menstruasi nya normal sebanyak 43 orang (63,2%). Dari hasil analisa bivariat didapatkan nilai p value antara status gizi terhadap siklus menstruasi yaitu 0,000, dan hasil p value antara anemia terhadap siklus menstruasi yaitu 0,037. Ada hubungan yang bermakna antara status gizi dan anemia terhadap siklus menstruasi pada Mahasiswi di Akademi Kebidanan Al Suaibah Palembang tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat menambah wawasan serta pengetahuan terutama tentang siklus menstruasi.
Hubungan Pekerjaan Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Izalika, Izalika; Adriani, Adriani
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dinas kesehatan di Kota Palembang, jumlah kematian ibu tahun 2015 sebanyak 12 orang dari 29.011 kelahiran hidup. Data di Puskesmas Sekip Palembang, didapatkan ibu hamil yang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Sekip Palembang di tahun 2014 dengan anemia berjumlah 57 (6,84%) orang, di tahun 2015 jumlah ibu hamil dengan anemia berjumlah 27 (3,56%) orang dan tahun 2016 jumlah ibu hamil dengan anemia berjumlah 37 (5,80%) orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pekerjaan dan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Sekip menggunakan metode deskriftif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil berjumlah 752 dengan sampel penelitian 88 responden dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Penelitian ini menggunakan uji cross sectional. Data diolah dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan anemia pada ibu hamil dengan p value 0,276 dan Ada hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan p value 0,000. Diharapkan kepada petugas kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan penyuluhan dan konseling mengenai anemia pada ibu hamil dan remaja guna untuk mencegah anemia pada kehamilan, serta dapat meningkatkan standar pelayanan kesehatan sehingga tidak terjadi anemia pada ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Terhadap Perubahan Fisik pada Masa Pubertas Mawarni, Mawarni; Rombe, Maritje Rombe; Izalika, Izalika
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i1.4

Abstract

Pubertas berkaitan dengan pertumbuhan fisik secara kuantitatif yang peningkatan dan struktur biologis. Pertumbuhan adalah perubahan secara fisiologis sebagai hasil pematangan fungsi dalam waktu tertentu. Menurut laporan WHO (World Health Organization) di tahun 2012, setiap tahunnya tercatat 16 juta remaja melahirkan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X (B) di SMA Negeri 8 Palembang dengan sampel penelitian sebanyak 42 responden. Data diolah secara Univariat dan Bivariat. Berdasarkan hasil analisis Univariat dan Bivariat didapatkan bahwa dari 42 responden dengan pengetahuan baik sebanyak 27 (64,3%), dan responden dengan pengetahuan kurang sebanyak 15 (35,7%). responden dengan sikap positif sebanyak 25 (59,5%) dan responden dengan sikap negatif sebanyak 17 (40,5%). Dari hasil uji Chi Square untuk variabel pengetahuan didapatkan P value < α=0,05 yaitu 0,003 maka ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perubahan fisik pada masa pubertas, dan untuk variabel sikap didapatkan P value < α=0,05 yaitu 0,000 maka ada hubungan bermakna antara sikap dengan perubahan fisik pada masa pubertas. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menyatakan ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan perubahan fisik pada masa pubertas, dan antara sikap dan perubahan fisik pada masa pubertas di SMA Negeri 8Palembang Tahun 2021. Hendaknya sekolah mengadakan kegiatan seminar ataupun penyuluhan tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja guna untuk menambah wawasan siswa dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Terhadap Kebersihan Organ Genetalia Eksterna Saat Menstruasi di SMK Assanadiyah Tahun 2023 Sari, Junawalia Mayang; Thaher, M. Iman Tarmizi
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i1.5

Abstract

Menstruasi adalah proses alamiah yang terjadi pada perempuan. Menstruasi merupakan pendarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang. Umumnya, remaja yang mengalami menarche adalah pada usia 12 sampai dengan 16 tahun. Kebersihan genetalia adalah keadaan organ seksual yang bebas dari kotoran dan infeksi. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Terhadap Kebersihan Organ Genetalia Eksterna Saat Menstruasi Di SMK Assanadiyah Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi penelitian ini adalah seluruh Remaja Putri SMK Assanadiyah dengan total sampel yaitu 177 remaja putri. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 18 Mei 2023. Hasil analisa univariat didapat jumlah responden yang memiliki pengetahuan baik dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna saat menstruasi sebanyak 95 responden (53,7%) dan responden yang memiliki pengetahuan kurang baik dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna saat menstruasi sebanyak 82 responden (46,3%), dan responden yang bersikap positif dalam menjaga organ genetalia eksterna saat menstruasi ada 81 responden (45,8%) sedangkan responden yang bersikap negatif dalam menjaga organ genetalia eksterna saat menstruasi 96 responden (54,2%) . Hasil analisa bivariat dengan menggunakan uji chi-square pada pengetahuan remaja putri di dapatkan nilai p_value (0,001) yang berarti ada hubungan bermakna (signifikan) pada pengetahuan remaja putri terhadap kebersihan organ genetalia eksterna saat menstruasi, sedangkan pada sikap remaja putri di dapatkan nilai p_value (0,002) yang berarti ada hubungan bermakna (signifikan) pada sikap remaja putri terhadap kebersihan organ genetalia eksterna saat menstruasi.
Analisis Faktor Resiko Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2022 Minarti, Minarti; Yuliastuti, Rizka; Irzanita, Irzanita
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i1.6

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat dunia yang dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. Angka prevalensi anemia yang tinggi dibuktikan dengan data World Health Organization (WHO) tahun 2019 yaitu secara global prevalensi ibu hamil di seluruh dunia adalah sebesar 37%. Prevalensi anemia pada ibu hamil diperkirakan di Asia tenggara 48,7%, dan Afrika 46,3. Di negara-negara berkembang sekitar 40% kematian ibu berkaitan dengan anemia data kehamilan yang kebanyakan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut. Metode penelitian observasional analitik yang bertujuan menganalisis hubungan antara faktor - faktor risiko dan efek yang dalam penelitian ini yaitu mengetahui hubungan secara simultan dan partial antara umur, pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, paritas, jarak kehamilan, pendapatan, IMT ibu hamil, Kunjungan perawatan antenatal, mendapat suplementasi zat besi, dan kepatuhan konsumsi zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Desain pada penelitian ini secara Cross Sectional yaitu observasi atau pengumpulan data antara variabel independen dan variabel dependen dilakukan secara bersamaan. Ada hubungan signifikan antara umur, pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, paritas, jarak kehamilan, pendapatan, IMT ibu hamil, Kunjungan perawatan antenatal, mendapat suplementasi zat besi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe secara simultan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Gedung C Enim Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2022.
EFEKTIVITAS JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENOREA) PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH RW 33 KELURAHAN SAKO KOTA PALEMBANG Asuti, Riska Widya; Wahyuni, Ike Sri
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.8

Abstract

Latar Belakang : Kejadian nyeri haid dapat berdampak buruk jika tidak dilakukan penanganan, hal ini bisa menyebabkan psikologis yang tidak stabil. Hampir setiap perempuan mengalami rasa tidak nyaman selama menstruasi. Salah satu pengobatan non farmakologi untuk mengatasi nyeri haid (dismenorea) yaitu jus wortel. Tujuan dan Metode : Untuk mengetahui pengaruh jus wortel terhadap penurunan nyeri haid remaja putri di wilayah RW 33 Kelurahan Sako Kota Palembang. Desain penelitian adalah quasy eksperiment. Populasi yaitu seluruh remaja putri dengan total sampling yaitu masing-masing 20 responden pada kelompok perlakuan jus wortel dan kelompok kontrol. Penilaian nyeri melalui pre test dan post test dengan lembar pengukuran nyeri (NRS), uji analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Terdapat penurunan nyeri haid pre dan post pengobatan non farmakologi menggunakan jus wortel yaitu p-value 0,00< 0,05,. Kesimpulan : jus wortel sebagai alternatif untuk menurunkan nyeri haid (dismenorea) remaja putri. Namun, jus wortel lebih efektif dibandingkan kompres hangat.
ANALISA FAKTOR-FAKTOR IBU NIFAS YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DALAM MENGKOMSUSI VITAMIN A DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ANDINA PRIMITASARI Lina Contesa
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.10

Abstract

Vitamin A bermanfaat untuk menurunkan angka kematian dan angka kesakitan, karena vitamin A dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi seperti campak, diare, dan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Vitamin A juga bermanfaat untuk kesehatan mata dan membantu proses pertumbuhan. Oleh karena itu vitamin A sangat penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup. Penelitian ini bertujuan diketahuinya analisa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mengkomsumsi vitamin A di Praktik Mandiri Andina Primitasari Palembang. Penelitian ini menggunakan metode menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan Case Control. Populasi pada penelitian ini adalah ibu Nifas yang berkunjung Praktik Mandiri Andina Primitasri Palembang berjumlah 45 orang. Sampel dalam penelitaian ini berjumlah sebanyak 45 responden, Teknik pengambilan sempel pada peneliti ini dengan cara purposive sampling. Berdasarkan data bivariat didapatkan hasil uji statistik Pengetahuan (p value =0,902), pendidikan (p value = 0,561), sikap (p value = 0,006) dan ketersediaan vitamin A (p value = 0,853). Kesimpulan, ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum vitamin A, dan tidak ada hubungan antara pengetahuan, Pendidikan, dan ketersediaan vitamin A dengan kepatuhan mengkonsumsi vitamin A. Disarankan kepada petugas kesehatan diperlukan upaya preventif dengan konseling dan penyuluhan kepada ibu nifas untuk mematuhi konseling yang diberikan petugas kesehatan untuk mengkonsumsi Vitamin A secara teratur. Kata kunci : Pengetahuan, Pendidikan, Sikap, Ketersedian Vitamin A
Penyebab Rendahnya Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu Wulan Angraini; Henni Febriawati; Maritce Rombe
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.11

Abstract

Pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu masih kurang, seperti yang ditunjukkan oleh data dari dinas kesehatan Kota Bengkulu. Pada tahun 2017, hanya mencapai 41.1%, namun meningkat menjadi 64.0% pada tahun 2018       . Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 informan dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan faktor predisposisi ibu memiliki pengetahuan cukup, namun kesibukan dan produksi ASI yang kurang menjadi penyebab kegagalan. Faktor pendukung meliputi peran tenaga kesehatan yang memberikan sosialisasi, namun kurang dalam penyuluhan kepada ibu menyusui. Faktor pendorong seperti dukungan suami dan keluarga sangat penting untuk memotivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif.. Kesimpulannya, kegagalan pemberian ASI eksklusif disebabkan kesibukan ibu yang tidak dapat memberikan ASI secara eksklusif pada bayi. Disarankan Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu meningkatkan sosialisasi dan program ASI eksklusif, terutama bagi ibu yang bekerja.   Kata kunci           : Asi Eksklusif  
Pengaruh Edukasi Keluarga Terhadap Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Klien Resiko Perilaku Kekerasan (RPK) Rumah Sakit Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu Deka Darmita; Henni Febriawati; Nurhayati; Betrianita; Larra Fredrika
Al-Su’aibah Midwifery Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : STIKES Al-Su’aibah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69597/amj.v1i2.12

Abstract

Keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami risiko perilaku kekerasan dan menjalani perawatan rawat jalan perlu memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang tanda-tanda yang harus diperhatikan ketika anggota keluarga tersebut mengalami perilaku kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga sebelum dan sesudah diberikan intervensi edukasi pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperiment, dengan menggunakan desain "One group pre test and post test". Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner pengetahuan keluarga pada pasien dengan Resiko Perilaku Kekerasan dengan satu kelompok perlakuan, melakukan pendidikan kesehatan pada keluarga dengan pasien resiko perilaku kekerasan. Hasil analisis didapatkan bahwa pengetahuan keluarga sebelum diberikan edukasi sebagian besar pengetahuan nya cukup yaitu 7 orang (46,7%), dan hasil analisis didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan keluarga meningkat setelah diberikan intervensi edukasi keluarga. Pengetahuan keluarga meningkat menjadi pengetahuan baik sebanyak 10 orang (66,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga pada klien resiko perilaku kekerasan dengan nilai P value = 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi keluarga terhadap pengetahuan keluarga pada pasien dengan resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu. . Kata kunci : Edukasi, Pengetahuan, Perilaku Kekerasan

Page 1 of 3 | Total Record : 30