Penelitian ini mengidentifikasi unsur etnosains yang terdapat pada tradisi Sapi Sonok Madura yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPA di tingkat SMP. Penelitian dilakukan pada bulan September 2024 di Dusun Tobalang 2, Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil kajian etnosains dapat dilihat pada perbedaan Sapi Sonok dengan sapi pada umumnya, perawatan, dan karakteristik agar dapat mengikuti kontes; dan 2) hasil kajian etnosains terhubung dan berkaitan erat dengan materi konsep IPA SMP. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa Sapi Sonok Madura dapat digunakan sebagai salah satu sumber pembelajaran yang relevan dalam mata pelajaran IPA di tingkat SMP.
Copyrights © 2024