Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Program Bimbingan Konseling (BK) di salah satu sekolah menengah pertama di Cirendeu, Tangerang Selatan, Banten. Program Bimbingan Konseling tersebut dimaksudkan untuk pengembangan potensi dan pembimbingan peserta didik serta pemberian bantuan kepada peserta didik dalam menyelesaikan permasalahannya. Model evaluasi yang digunakan adalah model evaluasi Countanance Stake. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil evaluasi terdiri atas 3 aspek, yakni: (1) antecedents, (2) transaction, dan (3) outcame. Pada Aspek Antecedents hasil evaluasi menunjukan adanya satu komponen yang tidak memenuhi standar Penyelenggaraan Bimbingan Konseling yaitu dalam jumlah guru BK/konselor. Pada Aspek Transaction, ditemukan bahwa pelaksanaan program sudah sesuai dengan standar, namun masih ada sarana prasarana yang tidak sesuai standar penyelenggaraan Bimbingan Konseling. Lebih lanjut pada Aspek Outcome, ketercapaian hasil program tidak dapat dibuktikan dengan data yang dipunya oleh sekolah. Dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan Program Bimbingan Konseling tersebut masih memerlukan banyak perbaikan seperti menambah jumlah guru BK/konselor, menambah ruang konseling, serta membuat laporan rutin dan rinci dari setiap kegiatan yang dilakukan pada Program Bimbingan Konseling agar dapat dievaluasi dan menjadi bahan perbaikan program.
Copyrights © 2024