Sorotan terhadap aspek literasi dan numerasi sebagai dasar proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka merupakan ihwal mendasar dalam mencermati pemerataan kualitas Pendidikan Indonesia sejak dari Pendidikan Dasar. Persoalan literasi semakin menjadi sorotan atas transformasi digital dalam dunia pendidikan. Penguatan daya baca siswa SD dan penguasaan strategi belajar Guru SD merupakan fokus permasalahan penelitian ini untuk menutupi salah satu kemampuan mendasar. Oleh karena itu dalam penelitian ini, strategi belajar Directed Reading-Thinking Activity (DRTA) sebagaimana pandangan Stahl dan Stauffer menjadi focus penelitian untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Siswa Kelas V UPTD SDN 20 Parepare. Penelitian ini menerapakan pendekatan kualitatif dengan jenis peneltian Tindakan kelas. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen dan dokumentasi yang berfokus pada siklus tahapan perencanaan, penetapan rencana, pemberian tindakan, observasi, dan refleksi. Analisis data penelitian meliputi penyusunan dan pengorganisasian kumpulan data, penelaahan dan pembuatan kode, pendeskripsian dan penentuan topik, representasi topik dan sajian temuan, interpretasi hasil, serta pemvalidasian hasil penelitian. Hasil data penelitian menunjukkan bahwa penerapan DRTA mampu mengintensifkan aktivitas belajar sehingga dapat memusatkan perhatian pada aktivitas membaca siswa yang didampingi langsung oleh guru. Dengan demikian, strategi belajar DRTA terbukti mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman Siswa Kelas V UPTD SDN 20 Parepare dan motivasi belajarnya. Kata kunci: literasi, strategi belajar, DRTA
Copyrights © 2024