Pembelajaran abad 21 menuntut adanya transformasi dalam metode dan pendekatan pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan kompetensi peserta didik di era 4.0. Salah satu pendekatan yang relevan dan efektif adalah Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang terintegrasi dengan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). PjBL-STEAM menawarkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan model PjBL-STEAM tingkat SMA kelas X. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh model PjBL-STEAM terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen (kelas X.7) dan kelompok kontrol (kelas X.8). Berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan uji Mann-Whitney U, didapatkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan model PjBL-STEAM terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis deskriptif yang menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik dengan selisih rata-rata sebesar 25.41, dari kategori kurang menjadi kategori baik. Berdasarkan data tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model PjBL-STEAM terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL-STEAM memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik. Dengan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis, model ini dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. Kata kunci: Pembelajaran abad 21, PjBL, STEAM, Hasil belajar.
Copyrights © 2024