Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi bagaimana gambaran: 1) aktivitas calon guru IPA, 2) peningkatan kemampuan literasi sains kelas A dan B, 3) apakah terdapat perbedaan skor rata-rata peningkatan kemampuan literasi sains sebelum dan setelah pembelajaran di kelas A dan B, 4) apakah tidak terdapat perbedaan skor rata-rata n-gain kemampuan literasi sains kelas A dan B, dan 5) seberapa besar efect size kemampuan literasi sains kelas A dan B. Metode penelitian pra eksperimen semu, Jumlah sampel masing kelas A dan B (n = 29) yang ditentukan secara purposive sampling. Analisis data secara deskriptif dan inferensial. Instrumen penelitian tes kemampuan literasi sains berjumlah 20 butir soal berbentuk pilihan ganda dengan rentang nilai 0-100 yang valid dan reliable. Hasil penelitian:1) 5 (lima) tahapan aktivitas calon guru IPA dalam mengikuti pendekatan saintifik berbasis laboratorium virtual, 2) terjadi peningkatan skor rata-rata kemampuan literasi sains kelas A sebesar 48% dan kelas B sebesar 46%, 3) terdapat perbedaan skor rata – rata kemampuan literasi sains sebelum dan setelah dilaksanakan pembelajaran di kelas A dan B, 4) tidak terdapat perbedaan skor rata – rata n-gain kelas A dan B, 5) Effect size kelas A sebesar 1.0 kategori tinggi, dan kelas B sebesar 0.4 kategori sedang. Kata Kunci: Pendekatan santifik, laboratorium, virtual, literasi sains, eksplorasi
Copyrights © 2024