Penggunaan Bahasa Suroboyoan dalam film Yowis Ben 3 dapat berkontribusi pada penerimaan film di kalangan masyarakat. Penelitian ini berpacu pada penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu dialog antar tokoh yang ada dalam film Yowis Ben 3, dimana peneliti mengumpulkan sendiri data penelitian yang dibutuhkan. Variasi dalam bahasa ini menjadi penanda identitas dan solidaritas budaya antar karakter dalam Yowis Ben 3. Dengan menghadirkan bahasa Suroboyoan, Yowis Ben 3 mengangkat nilai moral seperti kejujuran, kerja keras, dan ketulusan dalam hubungan sosial. Bahasa Suroboyoan tidak hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai edukasi untuk melestarikan dan mempopulerkan kekayaan budaya lokal di tengah arus globalisasi.
Copyrights © 2024