Masalah dalam pengabdian ini adalah kurangnya kesadaran mengenai kebersihan dan keindahan lingkungan serta minimnya minat belajar peserta didik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas seni mural sebagai media untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan minat belajar peserta didik. Jenis pengabdian yang diterapkan adalah pengabdian kualitatif yakni menggunakan metode pengamatan langsung di lapangan serta wawancara bersama Aparat Desa maupun beberapa Masyarakat Desa Sumber Jati. Subjek dalam pengabdian ini meliputi 10 aparat desa yang berperan dalam pengelolaan fasilitas umum, 15 masyarakat Desa Sumber Jati yang memiliki anak yang bersekolah di TK Dharma Wanita, serta 5 guru yang bekerja di TK tersebut. Total subjek pengabdian adalah 30 orang yang dipilih secara purposif untuk memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi bangunan dan kebutuhan perbaikandikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket, menggunakan instrumen yang telah divalidasi oleh para ahli. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan seni mural meningkatkan kesadaran peserta didik terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan serta mempengaruhi minat belajar mereka secara positif. Simpulan dari pengabdian ini adalah seni mural dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung lingkungan belajar yang kondusif. Implikasi dari pengabdian ini adalah perlunya pengintegrasian seni mural sebagai bagian dari strategi pembelajaran untuk memperbaiki aspek fisik dan psikologis lingkungan sekolah.
Copyrights © 2024