Laboratorium sebagai bagian dari lingkungan belajar memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran. Namun, pengelolaan yang kurang optimal sering kali menghambat fungsinya dalam menciptakan pengalaman belajar yang kondusif dan inovatif. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan digitalisasi laboratorium sejarah melalui videografi yang terintegrasi dengan platform digital lainnya, sehingga menciptakan sumber belajar yang inovatif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan di era Society 5.0. Pengabdian ini menerapkan metode Research and Development (R&D). Subjek pengabdian meliputi 120 siswa dan 10 guru, sementara subjek uji coba terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur, dengan instrumen yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengelolaan laboratorium yang baik berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa dan efektivitas pembelajaran, sejalan dengan tujuan utama pengabdian. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa laboratorium berperan penting dalam mendukung pembelajaran interaktif dan kontekstual. Implikasi dari pengabdian ini mencakup rekomendasi untuk meningkatkan pengelolaan laboratorium sebagai upaya memperkaya sumber belajar.
Copyrights © 2024