Penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan strategi misi di komunitas Tionghoa di kawasan Pecinan Semarang, dengan mempertimbangkan pengaruh kuat budaya local berdasarkan prinsip-prinsip Alkitabiah dalam Kolose 2:6-10, yang menekankan keteguhan iman dalam Kristus dan penolakan terhadap filsafat duniawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi tantangan budaya serta solusi strategis yang sesuai dengan konteks lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi misi yang efektif harus berlandaskan pada pemahaman mendalam terhadap budaya Tionghoa serta penerapan nilai-nilai Kolose 2:6-10, khususnya dalam menekankan supremasi Kristus dan pentingnya akar iman yang kuat. Strategi ini mencakup pendekatan dialogis, inkulturasi tanpa sinkretisme, dan membangun hubungan personal yang berlandaskan kasih Kristiani. Dengan demikian, pesan Injil dapat disampaikan secara relevan tanpa mengorbankan kebenaran Alkitabiah.
Copyrights © 2024