Kondisi depresi tidak lepas dari gender, wanita, apalagi seorang ibu rentan mengalaminya, serta bagi dirinya yang sedang mengandung hingga mempunyai anak. Efeknya berdampak pada pola pengasuhan pada anak, dan ketidakmampuan dirinya merawat diri sendiri maupun keluarga. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, masa setelah melahirkan merupakan masa dimana ibu sangat dependan dengan keluarganya. Maka, dukungan sosial begitu penting bagi ibu dalam bentuk afirmasi positif, serta kehadiran pihak terdekatnya, supaya bisa membantu menanggulangi gangguan perasaan yang dialami seorang ibu tersebut. Bentuk dukungan dapat diperoleh lewat wawasan edukasi, tidak hanya dari pihak ibu saja tetapi keluarga dan terdekatnya juga perlu terlibat tentang kesehatan mental dan motherhood sebagai upaya capaian pemahaman kedua belah pihak. Dalam perancangan ini, penulis menggambarkan what-if solution berupa media interaktif dengan pendekatan transmedia yang bisa membangun partisipasi ibu sebagai audiens, dan ikut melibatkan pihak terdekat ibu sebagai support system. Ditambahkan dengan storytelling yang mampu memberi informasi edukasi, serta pemahaman yang mendidik dan personal.
Copyrights © 2024