Era milenial menuntut adanya transformasi dalam berbagai sektor, termasuk perencanaan pembangunan. Teknologi digital hadir sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses perencanaan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dampak, tantangan, dan peluang yang ditimbulkan oleh adopsi teknologi digital dalam perencanaan pembangunan di era milenial. Melalui studi literatur, tulisan ini mengidentifikasi berbagai teknologi digital yang relevan, seperti big data, artificial intelligence, dan smart city, serta menganalisis dampak positif dan negatifnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas perencanaan, transparansi, dan partisipasi publik. Namun, ada juga tantangan seperti kesenjangan digital, masalah privasi data, dan kesiapan sumber daya manusia. Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat diperlukan untuk memaksimalkan peluang dan mengatasi tantangan dalam mengadopsi teknologi digital untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Secara khusus, integrasi alat dan platform digital dapat merampingkan proses perencanaan, memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan data, dan mendorong keterlibatan masyarakat yang lebih besar. Namun, mengatasi kesenjangan digital dan memastikan langkah-langkah perlindungan data sangat penting untuk memastikan manfaat transformasi digital didistribusikan secara merata. Selain itu, membangun kompetensi digital para profesional perencana dan mendorong budaya inovasi di lembaga-lembaga publik juga penting untuk memanfaatkan sepenuhnya kekuatan transformatif teknologi demi perencanaan pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan partisipatif
Copyrights © 2024