Artikel ini membahas pentingnya pendidikan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menciptakan pembelajaran agama yang kritis dan reflektif di sekolah. Dalam konteks keberagaman budaya dan agama di Indonesia, pembelajaran agama yang hanya bersifat dogmatis tidak lagi memadai. Melalui metode penelitian kualitatif, studi ini mengeksplorasi bagaimana kurikulum pendidikan guru PAI dapat disusun untuk membekali calon guru dengan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner, pelatihan keterampilan berpikir kritis, dan refleksi teologis kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama di sekolah.
Copyrights © 2025