PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Vol. 23 No. 2 (2024): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN

Analisis Kesesuaian Lahan pada Budidaya Kepiting (Scylla spp.) di Desa Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara

Rumondang, Rumondang (Unknown)
Butar-Butar, Zuhilda Rahmayani (Unknown)
Handayani, Rizky (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Oct 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya kepiting di Desa Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara. Penelitian kualitas perairan dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Asahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2023. Peubah amatan meliputi kualitas air pemeliharaan, kesesuaian lahan budidaya kepiting meliputi kerapatan jenis, kerapatan relatif, frekuensi jenis, frekuensi relatif, dominan jenis, dominan relatif dan indeks nilai penting dari mangrove serta kualitas substrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian lahan untuk budidaya kepiting di Desa Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara adalah layak dan sesuai meskipun kondisi mangrove dikategorikan sebagai mangrove rusak karena memiliki nilai Dominan Relatif mangrove kategori pohon sebesar 34,34% < 50% yang ditunjukkan oleh R. mucronata, namun Indeks Nilai Penting tertinggi hingga 116,37 yang ditunjukkan oleh spesies R. apiculata dengan Kerapatan Relatif sebesar 41,42% dan Frekuensi relatif hingga 40,41%. Kualitas perairan di Desa Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara sesuai dan mendukung untuk perkembangbiakan dan pertumbuhan serta perkembangan kepiting bakau. Kualitas perairan meliputi kisaran suhu 28°C – 29,5°C, pH 7,5 – 8, DO 5,5 – 5,9 ppt, kadar nitrat 1,4 – 1,5 mg/L, nitrit 0,5 mg/L, dan amoniak sebesar 0,2 – 0,3 ppm. Kesesuaian lahan untuk budidaya kepiting di Desa Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batubara termasuk dalam kategori sesuai. Kata kunci: mangrove, Kerapatan Relatif, Indeks Nilai Penting  

Copyrights © 2024