Infertilitas pada wanita disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang meningkat, terutama terkait dengan life style yang tidak terkendali sejak usia remaja. life style adalah cara hidup yang dapat mempengaruhi kesejahteraan dan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Remaja yang mengalami obesitas dan kelebihan gizi umumnya melakukan aktivitas fisik yang ringan . Hal ini menyebabkan risiko infertilitas dimasa mendatang. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan infertilitas pada remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Desain Kegiatan ini menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest posttest desaign. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah remaja putri di Desa Leminggir Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria inklusi dan Eksklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji simple paired t-test untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi health education. Hasil penelitian menunjukkan p value (0,001) < α (0.05) sehingga ada pengaruh health education terhadap pengetahuan life style untuk pencegahan infertilitas. Media Informasi yang menarik seperti slide Power Point, video, dan leaflet, serta kegiatan kuis interaktif meningkatkan pemahaman remajai, selain itu usia dan akses informasi dari sumber yang kredibel seperti tenaga kesehatan juga memainkan peran penting dalam peningkatan pengetahuan ini.
Copyrights © 2024