Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi baru terbarukan, masih belum banyak. digunakan secara maksimal. Energi surya sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan teknologi panel surya system tracking masih jarang ada, karena saat ini masih menggunakan panel surya statis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besarnya tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya system tracking dan statis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Data hasil pengukuran tegangan listrik dibandingkan antara panel surya system tracking dan statis, kemudian dilakukan analisis. Hasil yang diperoleh, pada panel surya yang menggunakan solar tracker menghasilkan total tegangan 241,8 volt, tegangan maksimal sebesar 16,60 volt pada pukul 08.30 wib, dan tegangan minimal sebesar 13,05 volt pada pukul 15.30 wib. Pada panel surya statis dapat menghasilkan total tegangan 221,01 volt, tegangan maksimal sebesar 14,1 volt pada pukul 12.30 wib dan tegangan minimal sebesar 13,20 volt pada pukul 09.30 wib. Dari hasil penelitian, tegangan yang dihasilkan panel surya dengan solar tracker lebih besar dibandingkan dengan panel surya statis.
Copyrights © 2024