Pelaporan keuangan merupakan cara yang digunakan oleh perusahaan untukmenyampaikan informasi keuangan yang bermanfaat sebagai sumber informasi dalampengambilan keputusan dalam pengembangan UMKM. SAK EMKM dibuat bertujuanuntuk mempermudah pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan. Namun masihbanyak UMKM di daerah Jawa Timur belum menerapkannya. Penelitian ini berfokuspada pelaporan keuangan UMKM berdasarkan SAK EMKM. Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan langsung pada 1 0 0 UMKM diBondowoso dengan teknik observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi.Berdasarkan hasil kuesioner, terdapat 44% UMKM di Bondowoso mengetahui SAKEMKM dan hanya 28% yang menerapkan pelaporan keuangan berdasarkan SAK EMKM.Pencatatan yang masih dilakukan masih sederhana dan manual. Pencatatan yangdilakukan hanya untuk mencatat penerimaan kas dari penjualan dan pendapatan sertapengeluaran kas. Kendala yang dialami adalah sumber daya manusia yang kurangpengetahuan dan pemahaman mengenai penyusunan laporan keuangan yang sesuaidengan standar.
Copyrights © 2024