Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak yang lebih muda. Penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian yang berbeda yang terdiri dari lima belas subjek dan dilakukan dalam dua siklus: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Studi ini mengumpulkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes; analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat sebelas anak (sekitar 73%) yang kemampuan motorik halusnya masih belum berkembang, sementara empat anak (sekitar 27%) mulai menunjukkan perkembangan, dan tidak ada yang tumbuh sesuai dengan prediksi. Selain itu, pada siklus I, terlihat bahwa empat anak (sekitar 27%) masih berada dalam kategori belum berkembang, sembilan anak (sekitar 60%) mulai berkembang, dan dua anak (sekitar 13%) telah berkembang sesuai harapan. Pada siklus kedua, sekitar lima anak (33%) dan sepuluh anak (67%) telah berkembang sesuai harapan.
Copyrights © 2024