Penelitian ini berfokus pada rendahnya pemahaman mahasiswa terhadap konsep Pemrograman Berorientasi Objek, yang disebabkan oleh kurang efektifnya metode pembelajaran yang diterapkan oleh dosen, sehingga mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana penerapan metode Hybrid Learning dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, dan data diperoleh melalui pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa uji independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (0,000 < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara rata-rata hasil post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai t-hitung sebesar 6,147 dengan df 54 juga memperkuat temuan ini. Dengan demikian, penerapan metode Hybrid Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Pemrograman Berorientasi Objek.
Copyrights © 2024