Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi marketing politik yang diterapkan oleh partai politik di Kota Madiun. Penelitian juga bertujuan untuk mengetahui apa saja media pemasaran yang dipilih parpol dan bagaimana penerapan secara nyata di lapangan. Penelitian dilakukan terhadap parpol yang memiliki kursi di DPRD Kota Madiun yakni PDIP, Partai Demokrat dan Partai Gerindra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung. Sementara data sekunder diperoleh melalui telaah dokumen dari sumber-sumber terkait. Dengan teori marketing politik yang menerapkan konsep marketing mix, hasil penelitian menyimpulkan bahwa literatur tentang political marketing maupun marketing mix tidak sepenuhnya bersifat aplikatif. Benar bahwa ada kemiripan antara pemasaran politik dengan pemasaran bisnis, tetapi tidak secara penuh. Hasil penelitian ini mengecualikan untuk aspek price dan place. Price dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan harga murah tidak dapat sepenuhnya diterapkan dalam konsep pemasaran politik. Demikian halnya aspek place yang dalam konsep pemasaran bisnis identik dengan tempat atau lokasi strategis. Dalam pemasaran politik sama sekali tidak mencerminkan makna place yang sesungguhnya. Partai politik dikonseptualisasikan sebagai produk yang telah memiliki positioning tertentu. Positioning parpol yang menancap kuat di benak pemilih menjadikan pemilihnya loyal.
Copyrights © 2024