Desa Pasirmulya pada dasarnya merupakan salah satu desa yang ditetapkan oleh Bupati Bandung sebagai desa wisata percontohan. Hal tersebut cukup beralasan mengingat Desa Pasirmulya merupakan desa dengan potensi yang sangat kaya, khususnya ialah Kampung Wangun yang memiliki deretan rumah khas, serta rutinnya Pasirmulya menyelenggarakan pentas seni dan kejuaraan domba tingkat nasional. Namun potensi tersebut perlu dibarengi dengan adanya pemerintahan yang memiliki strategi matang. Untuk menggali hal tersebut, peneliti menggunakan teori Bintoro Tjokroamidjojo tentang strategi pemerintahan, serta menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Ditemukan dalam penelitian ini bahwa desa berstrategi dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) demi pengembangan SDM. Selain itu, desa juga berkomitmen memproduksi produk hukum mulai dari perdes tentang desa wisata, hingga perdes tentang pengelolaan tanah carik. Namun peneliti menemukan bahwa desa belum maksimal memanfaatkan sosial media. Adapun akses jalan masih dalam proses pembangunan, sedangkan kerjasama baru dilakukan dengan pihak perguruan tinggi. Belum dengan pihak sektor swasta yang berguna sebagai investor dalam pembangunan desa wisata.
Copyrights © 2024