Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan produktivitas antara usahatani jagung skala luas dan sempit, menganalisis pengaruh faktor-faktor (skala usaha, benih, tenaga kerja, pupuk, pestisida) terhadap produktivitas usahatani jagung dan mengetahui permasalahan yang dihadapi para petani berkaitan dengan produktivitas usahatani jagung di Kecamatan Batu Ampar. Sampel dipilih dengan metode Proportionate stratified random sampling. Digunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan skala usahatani luas dan sempit memiliki perbedaan rata-rata produktivitas sebesar 17 kw/ha atau 24,9%. Model ini menunjukkan bahwa skala usaha, benih, tenaga kerja, pupuk dan pestisida secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas jagung. Sedangkan secara parsial hanya skala usaha dan benih yang berpengaruh signifikan, sisanya yaitu tenaga kerja, pupuk dan pestisida tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas jagung. Permasalahan yang dihadapi para petani yaitu kekurangan tenaga kerja dengan diikuti upah yang tinggi, serangan hama dan penyakit yang sulit dikendalikan, ketersediaan pupuk subsidi yang terbatas dan harga insektisida yang cenderung mahal. Hal-hal ini berdampak besar pada usahatani jagung serta produktivitasnya.
Copyrights © 2024