Abtrak Jagung manis (Zea mays saccharata) merupakan salah satu tanaman serelia semusim yang banyak di budidayakan di Indonesia karena nilai gizinya yang tinggi dan umur panen yang relatif lebih singkat di bandingkan dengan jagung biasa. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu: Faktor pertama adalah dosis pemberian pupuk NPK phonska (P) yaitu:(dengan dosis 0,3,6 gram/tanaman). Faktor ke dua adalah dosis pemberian pupuk organik cair sabut kelapa (K),(0,200 ml/liter air/plot, 400 ml/liter air/plot). Hasil penelitian dan analisis data statistik yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi pupuk NPK phonska dan pupuk organik cair sabut kelapa pemberian tidak ada yang menunjukkan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L. Saccharata) akan tetapi, didapati pada masa generative bahwa pemberian 6 g/1 liter air/plot dan POC sabut kelapa (C3P2) menujukkan hasil yang lebih baik bandingkan dengan dengan perlakuan lainnya. Keywords : jagung, NPK phonska, POC sabut kelapa.
Copyrights © 2024