Studi ini dilakukan di Desa Pangaparang, yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pendapatan yang diperoleh petani dari usahatani jagung mereka, serta seberapa besar persentase nilai R/C yang mereka peroleh dari usahatani mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui obsevasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendapatkan jenis dan sumber data. Analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif digunakan. Berdasarkan analisis pendapatan, petani jagung di Desa Pangaparang mengetahui biaya produksi sebesar Rp. 4.715.505 dan penerimaan sebesar Rp. 11.841.567, sehingga mereka memperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp. 7.126.062 selama musim tanam. Menurut temuan dari analisis data Dengan menggunakan perbandingan antara penerimaan dan biaya yang dikeluarkan oleh petani jagung di Desa Pangaparang adalah 2,51, sehingga setiap petani yang mengusakan usahatani jagung akan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1,00 dan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 2,51, yang menunjukkan bahwa usahatani yang dijalankan oleh petani mengguntungkan dijalankan dan dikembangkan
Copyrights © 2024