Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan keterlibatan partai politik oposisi dalam menjaga demokrasi melalui mekanisme checks and balances di Indonesia. Dalam sistem demokrasi, partai oposisi berfungsi sebagai pengawas terhadap kebijakan pemerintah, memastikan akuntabilitas, dan menawarkan alternatif kebijakan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan Mahmud yang berfokus pada evaluasi fungsi checks and balances dalam ketatanegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa oposisi memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, meskipun mereka menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses informasi, keterbatasan kebebasan berekspresi, serta fragmentasi internal. Oposisi yang efektif mampu meningkatkan kualitas demokrasi dengan mengkritik kebijakan yang tidak populer dan mendorong transparansi dalam proses legislasi. Kesimpulannya, peran partai oposisi adalah esensial untuk mempertahankan demokrasi yang sehat melalui checks and balances.
Copyrights © 2024