Penggunaan bahasa ibu sebagai media pembelajaran memiliki potensi besar untuk meningkatkan literasi siswa, terutama di wilayah dengan bahasa daerah yang kuat seperti di Gugus Golewa. Program ini bertujuan untuk memperkuat peran guru dalam mendesain pembelajaran berbasis bahasa ibu (Bhajawa), sehingga dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan dan pendampingan guru, memanfaatkan model studi pelajaran (LSLC) untuk merancang dan menerapkan strategi literasi yang efektif secara kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang kegiatan literasi berbasis bahasa Bhajawa, serta dampak positif pada minat dan kemampuan literasi siswa. Dengan demikian, pendekatan ini diharapkan mampu memperkaya proses pembelajaran dan meningkatkan keberhasilan literasi siswa di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2024