Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perusahaan yang mengalami financial distress dengan menggunakan model Altman Z-Score, Zmijewski, dan Grover. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan model yang memiliki tingkat akurasi tertinggi di antara ketiga model tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif, dengan fokus pada subsektor industri tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2023. Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang tercatat di BEI. Populasi penelitian terdiri dari 25 perusahaan subsektor tekstil dan garmen, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 8 perusahaan sebagai sampel. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menggunakan model Altman Z-Score 1 perusahaan dalam kategori grey area. Pada model Zmijewski terdapat 2 perusahaan dalam kategori distress, sedangkan Grover terdapat 1 perusahaan distress. Tingkat akurasi dari model Altman Z-Score dan Grover tercatat sebesar 87,5%, sedangkan model Zmijewski memiliki tingkat akurasi sebesar 77,5%.
Copyrights © 2025