Pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, menjadi tantangan lingkungan di banyak daerah, termasuk Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Pembuangan minyak jelantah secara sembarangan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Artikel ini mengkaji program kerja Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik Universitas Islam Malang (UNISMA) dalam pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai solusi inovatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisas dan penyuluhani, pelatihan teknis,produksi masal, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan pengurangan signifikan limbah minyak jelantah, peningkatan keterampilan masyarakat, dan peningkatan pendapatan melalui penjualan lilin. Program ini tidak hanya memberikan solusi lingkungan tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal, menjadikannya model yang dapat diadopsi oleh komunitas lain.
Copyrights © 2024