Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak, terutama di negara berkembang. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) 117 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Sendang Rejo tentang pencegahan stunting melalui sosialisasi dan pemanfaatan posyandu. Kegiatan KKN ini meliputi sosialisasi kepada ibu hamil, layanan kesehatan di posyandu, dan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini yang dapat berdampak pada kesehatan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa program sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya ASI eksklusif dan gizi selama 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan posyandu yang melibatkan mahasiswa KKN meningkatkan jumlah partisipasi warga, dengan rata-rata peningkatan peserta dari 10 menjadi 15 balita per hari, dan mendukung pemantauan kesehatan balita di desa. Edukasi mengenai bahaya pernikahan dini juga mendorong kesadaran preventif di kalangan masyarakat. Program KKN ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis komunitas dapat menjadi model efektif dalam pencegahan stunting yang berkelanjutan, dan berpotensi untuk diadopsi di desa lain dengan kondisi serupa.
Copyrights © 2024