Moderasi beragama sebagai strategi utama dalam menciptakan toleransi dan memperkuat rasa persaudaraan di kalangan masyarakat Desa Tanjung Kubah, Kabupaten Batubara. Moderasi beragama dipahami sebagai pendekatan beragama yang menekankan keseimbangan, saling menghargai, dan penghindaran dari ekstremisme atau sikap fanatik yang sering kali menjadi sumber ketegangan sosial. Dalam konteks masyarakat multikultural seperti di Desa Tanjung Kubah, di mana keragaman agama menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, moderasi beragama diharapkan dapat menjadi solusi untuk memupuk kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini berusaha menggali lebih dalam tentang bagaimana moderasi beragama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, serta dampaknya terhadap pola interaksi sosial dan hubungan antar warga desa.
Copyrights © 2024