Di era digital, telah terjadi pergeseran model bisnis dari yang semula konvensional (offline) menjadi digital (online). Sejalan dengan perubahan tersebut, salah satu strategi yang efektif dalam menjangkau konsumen adalah melalui digital marketing (pemasaran digital). Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang merupakan salah satu desa yang memiliki potensi ekonomi. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh BUMDesa Sumberdem untuk dapat mengelola dan mengembangkan bisnis lokal mereka, salah satunya adalah keterbatasan sumber daya manusia yang terampil dalam pemasaran digital. Untuk mengatasi masalah ini, Tim Pengabdian Kepada Masyarkat (PkM) Departemen Ilmu Ekonomi FEB UB melaksanakan pelatihan dan pendampingan secara intensif kepada pengelola BUMDesa Sumberdem mengenai pemasaran digital. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), dengan teknis pelaksanaan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada aplikasi penunjang pemasaran digital. Rata-rata nilai peserta sebelum pelatihan adalah 67.50, dan meningkat menjadi 80.80 setelah pelatihan. Sementara itu, rata-rata nilai peserta sebelum pendampingan adalah 76.67, dan meningkat menjadi 100.00 setelah pendampingan. Tim pengabdian juga melakukan survey kepuasan yang menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap berbagai aspek pelatihan dan pendampingan. Dari hasil evaluasi meliputi pre-test, post-test, dan survei kepuasan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan pengetahuan pemasaran digital.
Copyrights © 2024