Observasi dilakukan untuk menganalisis penggantian pakan komersial dengan fermentasi ampas sagu dengan multiprobiotik plus bungkil kedelai terhadap nilai ekonomi pakan broiler finisher. Materi yang digunakan meliputi 64 ekor broiler cobb fase finisher umur 22 hari, dengan pemberian pakan yang terdiri dari pakan komersial, fermentasi ampas sagu dengan multiprobiotik, serta bungkil kedelai.. Metode penelitian ini menggunakan percobaan dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan perlakuan sebagai berikut: P0: Pakan komersial tanpa tambahan, P1: 90% Pakan komersial ditambah ASFBK 10%, P2: 85% Pakan komersial ditambah ASFBK 15%, dan P3: 80% Pakan komersial ditambah ASFBK 20%.. Untuk variabel yang diamati sebagai berikut biaya pakan perkilogram PBB dan IOFC. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ASFBK berpengaruh sangat signifikan terhadap biaya pakan perkilogram PBB dan ada pengaruh yang signifikan terhadap IOFC. Adapun nilai rata-rata pada biaya pakan perkilogram PBB yaitu P0: 15.768b, P1: 15.147ab, P2: 14.877a, P3: 14.537a sedangkan rata-rata IOFC (Rp/kg) yaitu P0: 6.079a, P1: 6.770ab, P2: 7.071b, P3: 7.449b. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian pakan komersial dengan ASFBK hingga 20% dapat meningkatkan nilai ekonomi pakan broiler finisher. Biaya pakan per kilogram PBB terendah sebesar 14.537 (Rp/kg) tercatat pada perlakuan penggantian pakan komersial sebesar 20%. Selain itu, terjadi peningkatan Income Over Feed Cost (IOFC) sebesar 7.449 (Rp/ekor) dengan penggantian pakan komersial sebesar 20%. Kata Kunci : Broiler; Bungkil kedelai; Fermentasi ampas sagu; Biaya pakan perkilogram; Income over feed cost
Copyrights © 2024