Tulisan ini mencoba menelaah secara kritis sejarah perkembangan tafsir pada era kodifikasi hasil periodisasi Muḥammad Ḥusayn al-DhahabÄ« dalam karya monumentalnya, al-TafsÄ«r wa al-MufassirÅ«n. Al-DhahabÄ« mengklasifikasi periode kodifikasi tafsir menjadi lima tahap (al-khaá¹wah). Menurutnya, kompilasi dan kodifikasi tafsir yang mencakup ayat per-ayat, surat per-surat, dan disusun secara mandiri tidak menumpang dalam bagian bab-bab hadis, juga sistematis sesuai urutan mushaf demikian itu baru dilakukan pada era tÄbi’ tÄbi’i al-tabi’īn, seperti Ibnu MÄjah (w. 273 H), al-ṬabarÄ« (w. 310 H), dan ulama setelahnya. Tujuan tulisan ini adalah untuk menguji akurasi periodisasi al-DhahabÄ« tersebut. Sehingga memakai analisis verikatif-kualitatif yang meliputi verifikasi autentisitas atau keaslian sumber, dan kredibilitas. Ditambah keterangan dari kitab-kitab tÄrÄ«kh, tarÄjim, á¹abaqÄt, yang banyak mengeksplorasi sejarah masa lalu, menuntut tulisan ini mengkritisi periodisasi yang dipetakan oleh al-DhahabÄ«.Â
Copyrights © 2016