Latar Belakang: Lansia merupakan individu yang mencapai usia 60 tahun keatas dan akan mengalami proses menua serta akan mengalami penurunan fungsi kognitif.Salah satu terapi nonfaramkologi untuk mengatasi penurunan fungsi kognitif adalah dengan Cognitive Stimulation Therapy Puzzle. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Cognitive Stimulation Therapy Puzzle terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lanjut usia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test and post-test, dengan jumlah sampel 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan Mini Mental State Examination. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank. Hasil: sebagian besar fungsi kognitif sebelum intevensi berada pada kategori sedang 23 (70%) orang dan fungsi kognitif sesudah intervensi seluruhnya pada kategori raltif baik 33 (100%) orang. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank diperoleh nilai P = 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan:Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Ada pengaruh cognitive stimulation therapy puzzle terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lanjut usia.
Copyrights © 2024