Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah KH Ahmad Dahlan dalam mengembangkan agama Islam. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian análisis isi (content análysis) untuk menganalisis Novel Sang Pencerah, yaitu prosedur sistematis yang dirancang untuk mengkaji setiap yang terekam atau penelitian yang mempelajari isi media untuk mendapatkan gambaran isi, karakteristik pesan, dan perkembangan dari suatu isi. Hasil penelitian ditemukan bahwa strategi KH Ahmad Dahlan lebih menekankan pada aspek pendidikan. KH Ahmad Dahlan ingin mengadakan perubahan paradigma berpikir masyarakat karena dilihat bahwa umat Islam di Kauman dan nusantara sedang mengalami kemunduran di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Penyebab kemunduran itu dikarenakan pendidikan masyarakat yang masih rendah. Kalaupun para Kiai di Kauman saat itu memiliki pengetahuan agama yang tinggi, namun masih bersifat taklid. Maka, untuk mengadakan perubahan, KH Ahmad Dahlan memilih mengembangkan dakwah Islam melalui pendidikan, bergabung dengan organisasi Budi Utomo, aktif mengajar di Kweekschool, mengadakan pengajian di langgar Kidul, mendirikan Madrasah Ibtidaiyyah Mu’alimin, dan mendirikan Perkumpulan Muhammadiyah.
Copyrights © 2024