Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Dakwah Kh. Ahmad Dahlan: Analisis Terhadap Novel Sang Pencerah Karya Akmal Nasery Basral Candrawati, Hari
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 2, No 2 (2024): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah KH Ahmad Dahlan dalam mengembangkan agama Islam. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian análisis isi (content análysis) untuk menganalisis Novel Sang Pencerah, yaitu prosedur sistematis yang dirancang untuk mengkaji setiap yang terekam atau penelitian yang mempelajari isi media untuk mendapatkan gambaran isi, karakteristik pesan, dan perkembangan dari suatu isi. Hasil penelitian ditemukan bahwa strategi KH Ahmad Dahlan lebih menekankan pada aspek pendidikan. KH Ahmad Dahlan ingin mengadakan perubahan paradigma berpikir masyarakat karena dilihat bahwa umat Islam di Kauman dan nusantara sedang mengalami kemunduran di bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi. Penyebab kemunduran itu dikarenakan pendidikan masyarakat yang masih rendah. Kalaupun para Kiai di Kauman saat itu memiliki pengetahuan agama yang tinggi, namun masih bersifat taklid. Maka, untuk mengadakan perubahan, KH Ahmad Dahlan memilih mengembangkan dakwah Islam melalui pendidikan, bergabung dengan organisasi Budi Utomo, aktif mengajar di Kweekschool, mengadakan pengajian di langgar Kidul, mendirikan Madrasah Ibtidaiyyah Mu’alimin, dan mendirikan Perkumpulan Muhammadiyah.
Konstruksi Wacana Ekoteologi Islam dalam Pemikiran Nasaruddin Umar: Suatu Analisis Wacana Kritis Candrawati, Hari; Wijayanti, Ratu
Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Vol 3, No 2 (2025): Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis narasi ekoteologi yang dikembangkan oleh Nasaruddin Umar melalui perspektif Analisis Wacana Kritis (AWK) Fairclough. Penelitian ini menyoroti pergeseran paradigma teologi Islam dari perspektif antroposentris menuju ekosentris dan meneliti bagaimana narasi keagamaan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan serta mentransformasikan dakwah Islam menjadi dakwah berbasis ekologis. Dengan menganalisis teks, praktik wacana, dan praktik sosial, data dikumpulkan dari kebijakan kementerian, pidato, ceramah, kurikulum pendidikan, dan arahan institusional terkait implementasi ekoteologi di Indonesia yang telah dipublikasikan luas melalui media massa, media sosial, dan website official Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoteologi Nasaruddin Umar mengintegrasikan nilai spiritual dengan tanggung jawab ekologis, menjadikannya strategi dakwah yang menegaskan relasi moral-spiritual antara manusia dan alam sebagai bagian dari amanah khalifah di bumi. Implementasi kebijakan, seperti kewajiban aparatur sipil negara menanam pohon, kurikulum pendidikan tinggi, dan dakwah berbasis ekologis hadir secara masif untuk menindaklanjuti wacana ekoteologi menjadi praktik sosial yang nyata. Wacana ini membangun kesadaran moral-ekologis, melegitimasi perilaku ekosentris, dan berfungsi sebagai strategi kultural yang menumbuhkan kesadaran ekologis kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa agama dapat memainkan peran strategis dalam menghadapi krisis lingkungan kontemporer, baik di tingkat lokal maupun global.