Pembelajaran atau perkuliahan yang dilakukan oleh perguruan tinggi saat ini masih melakukan pembelajaran dengan dua metode, yaitu pembelajaran luring dan pembelajaran daring. Mahasiswa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno telah melakukan pembelajaran dengan dua metode tersebut, namun untuk mahasiswa semester enam pembelajaran dilakukan dengan cara daring. Persepsi mengenai pembelajaran melalui whatsapp ini perlu diketahui agar dapat memperbaiki sistem pembelajaran yang dilakukan melalui media whatsapp nantinya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data berasal dari observasi dan wawancara yang dilakukan kepada sepuluh mahasiswa pendidikan anak usia dini Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno. Manfaat pembelajaran melalui whatsapp menurut mahasiswa pembelajaran terasa lebih santai dan fleksibel, catatan penting masih tersimpan dalam whatsapp, dan meringankan beban mahasiswa. Namun kekurangan dari pembelajaran melalui whatsapp menurut mahasiswa adalah kurang fokus saat pembelajaran, kurang interaktif, dan ruang penyimpanan handphone yang cepat penuh.
Copyrights © 2023