Penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia menyebabkan sekolah menghentikan proses pembelajaran tatap muka. Sebagai gantinya, pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, juga berupaya membangun kerja sama dengan berbagai pihak yang fokus mengembangkan sistem pendidikan daring (dalam jaringan). Penerapan pembelajaran daring ini menuntut kesiapan dari kedua belah pihak, baik itu dari penyedia layanan pendidikan dan dari peserta didik itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran daring pada masa Covid-19 di Di kelas 1 SD Ampera Kubu Raya. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian fenomenologi, yang mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran daring, Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di kelas 1 SD Ampera Kubu Raya sudah terlaksana cukup baik, peserta didik dan guru telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan, hal itu menggambarkan kesiapan pelaksanaan pembelajaran daring. Pembelajaran daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong guru untuk lebih kreatif dalam mengajar selain itu siswa dituntut untuk lebih mandiri dan termotivasi untuk lebih aktif belajar.
Copyrights © 2023